A.
Gambar
Ekspresif
Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekspresi dapat diartikan sebagai pengungkapan
atau proses menyatakan perasaan, maksud, dan gagasan. Jadi, gambar ekspresi
berarti gambar yang dibuat dengan tujuan mengungkapkan gagasan atau perasaan
penggambar sebebas-bebasnya tanpa terikat oleh aturan-aturan tertentu yang
kerap dicirikandengan bentuk yang dilebih-lebihkan ataudidramatisir. Penerapan
warna dan komposisi gambar dilakukansecara bebas, bahkan banyak pula gambar
yang objeknya tidak jelas (abstrak).
1. Asas Menggambar
Ekspresi :
a. Komposisi : suatu
cara menyusun unsur-unsur yang akan memberikan bentuk pada sebuah karya seni
seperti garis, warna, bidang, ruang, tekstur, dan gelap terang. Dengan adanya
komposisi, sebuah hasil karya seni akan terlihat harmonis.
b. Keseimbangan (Balance)
: cara mengatur objek secara serasi dalam
bidang gambar sehingga objek utama terlihat jelas. Keseimbangan terbagi atas keseimbangan simetris, yaitu serasi dua
objek atau lebih dengan membagi dua bidang gambar secara sama, dan keseimbangan asimetris, yaitu
keseimbangan yang dibuat dengan meletakan unsure-unsur yang berbeda, baik
ukuran, bentuk, maupun jarak.
c.
Proporsi
: perbandingan bentuk antara yang satu dan
benda yang lainnya. Hal ini dilakukan agar gambar terlihat padu dan enak
dipandang.
d.
Irama
: kesan gerak yang dihasilkan oleh garis,
warna, bentuk, dan tekstursecara berulang(repetition) dan gerak (movement).
e.
Kesatuan
: perpaduan unsur-unsur dari berbagai
elemen yang ada dan saling berhubungan serta melengkapi sehingga
menimbulkankesan berbentuk dengan baik.
f.
Aksentuasi
: unsure pembeda pada gambar agar tidak
kelihatan monoton dan membosankan.
2. Media Menggambar
Ekspresif
Media
yang digunakan untuk menggambar ekspresif sangat beragam, misalnta kertas HVS,
kertas gambar, dan kanvas, antara lain lebih jelasnya sebagai berikut :
a.
Kanvas
adalah media dari yang terbuat dari kain
yang dibentangkan pada bingkai kayu (spanram) yang dilaburi atau ditutupi
dengan campuran bahan tertentu biasanya singwit dan lem kayu dicampur dengan
air.
b.
Pensil
Warna, pensil warna bentuknya hamper mirip
dengan pensil hitam, hanya isinya berwarna. Ada juga pensil warna yang bersifat
aquarel.
c. Cat air (water colour) mempunyai
karakter tranparant (tembus pandang). Cat air digunakan dengan teknik aquarel.
d.
Pastel,
terbuat dari sejenis kapur yang
mengandung minyak dan pewarna serta memilikisifat yang lembut (soft). Warna yang dihasilkan lebih
ekspresif, penggunaannya bisa dicampur antara warna yang satu dan warna yang lain
secara berulang-ulang.
e.
Cat
akrilik, merupakan cat yang bahan pencampurnya
air. Cat akrilik berbeda dengan cat lainya yang bahan pencampurannya air karena
cat ini cepat kering dan tidak luntur jika terkena air.
f.
Palet
dan Kuas, palet merupakan alat yang digunakan
untuk mencampur cat. Bentuk palet bervariasi dan biasanya terbuat dari plastic
atau papan. Kuas merupakan alat untuk melukis. Pemilihan kuas disesuaikan
dengan karakter gambar.
3. Cara Menggambar
Ekspresif
Teknik
yang digunakan dalam menggambar ekspresif pada dasarnya sama dengan teknik
menggambar yang lainnya. Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan menggambar
ekspresif :
a.
Media
: tidak terbatas hanya pada kanvas saja.
Media lainnya seperti sepatu kanvas, tas kanvas, karton, kertas diamond, kertas
linen, kertas khusus cat air, kertas dupleks,
kertas daluang, triplek, hardboard dan bidang datar lainnya pun bisa
digunakan.
b.
Objek
: mulai dari alam benda, pemandangan alam,
manusia, lingkungan pasar, perkotaan sampai peristiwa peristiwa khayalan dan
imajinasi.
c.
Teknik
: adalah dengan menafsirkan bentuk objek
menjadi bentuk yang kamu inginkan atau dengan kata lain unsure emosional sangat
berperan penting. Beberapa teknik menggambar ekspresif, adalah :
1)
Menekankan spontanitas,
maksudnya dalam menggambar pelukis harus bisa menangkap suasana secara spontan
dengan cara membuat garis besarnya, kemudian secara bertahap diselesaikan atau disempurnakan.
2)
Berekspresilah dengan
warna dan garis secara bebas tanpa harus sesuai dengan warna dan bentuk
aslinya.
3)
Tuangkan emosi sesuai
dengan keadaan hati. Emosi bisa dikendalikan jika kamu sering membuat gambar
ekspresif.
4)
Merekam suasana,
artinya setiap kejadian yang kamu lihat atauketika berkhayal dapat dituangkan
kedalam gambar secara ekspresif sehingga perwujudan gambar menjadi lebih
dinamis dan tidak monoton atau di lebih-lebihkan.
B.
Melukis
Gambar Ekspresif.
1 Melukis dengan Cat Air
Untuk
melukis dengan cat air, kamu harus menggunakan kertas gambar yang tebal atau
kertas khusus untuk cat air. Berikut inialat dan bahan serta teknik dalam
melukis menggunakan cat air.
a.
Alat
dan bahan
Alat dan bahan
yang digunakan adalah :
·
Cat air berbagai warna
·
Kertas gambar khusus
cat air atau bisa kertas tebal
·
Kuas untuk mewarnai
·
Selotape kertas untuk
menempelkan kertas pada triplek
·
Triplek untuk alas
kertas
·
Lap untuk membersihkan
kuas
·
Palet untuk mencampur
warna
·
Gelas untuk menaru air.
b.
Teknik.
·
Ada beberapa teknik
yang digunakan untuk menggambar dengan cat air, namun yang paling umum
digunakan adalah teknik wet on wet.teknik
ini dilakukan dengan mencampur warna di atas lapisan yang masih basah.untuk
melakukannya, kamu harus teliti agar kertastidak sobek sehinggamerusak gambar
yang sudah dibuat.
· Teknik
transparant/tembus pandang, harus tipis tipis dan halus dalam sapuan kuas,
menunggu kering apabila warna yang sudah ada ingin di tindih atau ditumpangi
warna diatasnya.
c.
Langkah kerja
Berikut ini langkah-langkah
yang dapat kamu ikuti untuk membuat lukisa yang diwarnai dengan cat air :
·
Siapkan kertas gambar
· Rekatkan kertas gambar
pada papan tripleks agar kertas tidak mengerut atau bergelombang.
·
Siapkan cat air pada
palet dan air dalam gelas
·
Siapkan kuas yang akan
digunakan, bisalebih dari satu kuas.
·
Buatlah sketsa gambar
pada kertas gambar
·
Warnai gambar dengan
cat air
·
Gunakan kuas berukuran
besar untuk bagian latar (bacground)
·
Berlatihlah menggores
dengan sapuan yang halus dan tipis (transparant)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar